
BusWay
ada berbagai alasan untuk tidak (lagi) naik busway
Busway adalah transportasi alternatif di jakarta yang menggunakan jalur khusus. ini memungkinkan untuk menghindari kemacetan akibat ruwetnya jalanan ibukota. seiring pertumbuhan kota besar diperlukan berbagai jalur khusus bus untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang lalu lalang. saat ini hampir 8 koridor selesai dibangun, dan rencana akan ada beberapa lagi koridor/jalur bus yang baru.
kontroversi menyeruak ketika segelintir org menyayangkan pembangunan busway akan merusak keindahan daerah mereka dan memacetkan sementara jalur-jalur reguler yang ada.
benar-benar permasalahan yang kompleks........
awal mula mencoba busway sangat menyenangkan. dan tidak ada masalah yang berarti dari kacamata saya sebagai penumpang. namun ironi, sekarang terjadi sebaliknya, memang di jalur busway ketika sudah naik tidak macet. Ternyata sekarang yang macet adalah penumpangnya.......huuuh. saya jadi teringat dengan iklan ATM salah satu bank yang berkata ====ATM nya yang ngantri bukan orangy====
hmmm sekarang jadinya yang antri penumpangnya bukan bisnya yang antri dijalanan.
memang fenomena busway ini menjadi klimaks ketika penumpang tumbuh begitu cepat, apalagi dimusim hujan antreannya panjang sekali....orang mau cepat, dan satu persepsi kebentuk = busway cepat anti macet dan anti banjir. bahkan salah satu Iklan Apartemen di puat kota membanggakan busway sebagai added value untuk apartemen mereka.
pernah saya juga menyarankan dan mengandalkan busway sebagai transportasi andalan. tapi sekarang citra tersebut berubah 180 derajat. saya jadi tidak begitu sreg dan nyaman dengan busway. ada beberapa sebabnya :
1. antriannya panjang
2. nunggu kedatangan bis lama
3. penuh sesak
4. dan terutama perilaku dari pelaku bus (PAM, Pramudi, dll) tidak menyenangkan dan memang belum terlatih untuk hal tersebut.
beberapa alasan lagi yang rasanya tidak perlu disebutkan disini menjadikan saya menjadikan busway sebagai third choice ketika melakukan perjalanan.
beberapa hal yang perlu dicermati oleh pengguna busway :
1. sekarang anda harus antri dan berdesakan dalam busway
2. sekarang anda harus menunggu lama untuk naik busway
3. sekarang anda harus berpanas2 ria dalam halte untuk dapat naik busway
4. anda sangat sulit untuk mendapatkan tempat duduk dalam busway (kesempatan hanya ada di halte awal dari suatu koridor/ jalur)
5. anda bahkan harus mencengkram dengan kuat selama perjalanan untuk dapat berdiri. karena kalau tidak bus mengerem mendadak akan menyebabkan anda terjungkal
6. anda bahkan tidak dapat makan atau minum dalam busway, pernah saya naik pas buka puasa, tapi ternyata tidak boleh makan dan minum walaupun magrib sudah berkumandang.......hiks-hiks (aturan dibuat untuk kebersihan, dan kita harus mematuhinya, tapi sopir dan PAM tetep aja makan minum tanpa mempersilahkan org yang ada didalam bis untuk minum dan makan)
7. Untuk turun di halte tetep aja harus antri........huuuh lagi-lagi
8. pernah juga banyak kabar-kabar miring ttg pengemudi yang Psikopat. melakukan pemukulan penumpang, mogok kerja, marah-marah dsb)
9. BUS Mogok (ini jarang sih untuk beberapa tahun ini, tahun depan??who knows)
so, kapankah anda siap naik busway, selalu siaplah dengan resiko tersebut.
mungkin ada komentar???terima kasih




